Kesalahan
  • Template untuk tampilan ini tidak tersedia. Silahkan hubungi website Administrator.

Keperawatan | Poltekkes Negeri Palembang

Sosialisasi Sertifikasi Dosen Tahun 2015

Unit Penjamin Mutu (UPM) Direktorat Poltekkes Palembang menyambangi pertama kali Jurusan Keperawatan untuk melakukan sosialisasi Sertifikasi Dosen 2015 di lingkungan Poltekkes Palembang. Ketua UPM Poltekkes Palembang, ibu Ira Kusumawaty, S.Kp.,M.Kep.,MPH menyampaikan beberapa kiat untuk sukses dalam seleksi Serdos, diantaranya perlunya menyiapkan Deskripsi Diri (DD) dengan sebaik-baiknya. Disampaikan juga hendaknya DD tidak melenceng dari Curiculum Vitae (CV) yang sudah disusun.

 
Hingga tahun 2014, sebanyak 28 dosen (87,5%) yang sudah tersertifikasi pada Program Studi Diploma III Keperawatan dan Diploma IV keperawatan Jurusan Keperawatan Palembang dari 32 dosen yang ada. Sehingga praktis tinggal 4 orang dosen saja yang belum tersertifikasi, 1 orang sedang Tubel S3, 1 orang baru menyelesaikan Tubel, dan 2 orang belum berhasil pada Seleksi Serdos tahun 2014. Khusus untuk dosen yang baru menyelesaikan pendidikan, diharapkan segera memasukkan Profile diri pada PDPT, demikian disampaikan oleh Ns. Sri Indriyani, S.Kep.,M.Kep yang merupakan anggota dari UPM Direktorat Poltekkes Palembang.
 
 
 
 
 
 

Kelulusan Uji Kompetensi Alumni Prodi D3 Keperawatan Melampaui Target Poltekkes Palembang dan BPPSDMK

Akhirnya, setelah sekian lama menunggu sejak dilakukannya Ujian Kompetensi D3 Perawat pada tanggal 26 November 2014 Panitia Nasional Uji Kompetensi D3 Perawat mengumumankan kelulusan peserta yang mengikuti ukom. Berdasarkan Keputusan Panitia Nasional Uji Kompetensi Mahasiswa Program Diploma III  Keperawatan Tahun 2014, Nomor: 011/PUK-Nas/II/2015, Tanggal  09  Februari  2015. 

 
Sebanyak 66 orang dari 98 orang (67,25%) Peserta dari Prodi D3 Keperawatan Palembang Poltekkes Palembang berhasil lulus. Meskipun keberhasilan tersebut belum mencapai target Prodi, namun keberhasilan tersebut melampaui target BPPSDMK (60%), dan Poltekkes Palembang (65%). Namun demikian, upaya-upaya untuk meningkatkan keberhasilan kelulusan harus mulai dilaksanakan, seperti mengadakan Workshop Item Development dan Review, Try Out UKOM, dan sebagimana.

118 Mahasiswa Semester VI Menyusun Tugas Akhir

Memasuki Semester VI, sebanyak 118 (termasuk susulan) Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Jurusan Keperawatan melaksanakan serangkaian Ujian Akhir Program (UAP) dalam bentuk Karya Tulis Ilmiah (KTI). Sejak tahun 2014, KTI Prodi D3 Keperawatan dalam bentuk Studi Kasus: Asuhan Keperawatan. Dengan demikian, pembimbing dan penguji pada KTI kali ini mendapat penyesuaian mengingat beberapa dosen memiliki latarbelakang pendidikan tidak sesuai dengan Prodi Keperawatan.

 
Untuk mengoptimalkan kompetensi dosen Prodi D3 Keperawatan yang tidak bisa terlibat pada UAP tersebut, Jurusan Keperawatan telah menyampaikan surat ke Direktorat Poltekkes Palembang guna pendayagunaan kompetensi dosen tersebut pada Jurusan/Prodi yang masih melaksanakan UAP dalam bentuk Riset.
Area KTI meliputi Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, dan  Keperawatan Jiwa. Jumlah dosen yang memenuhi syarat kali ini sebanyak 27 orang dosen, dengan jabatan fungsional 7 orang Lektor Kepala, 1 orang Asisten Ahli, dan 19 orang Lektor. Untuk dosen yang masih Asisten Ahli hanya menjadi Pembimbing II (Pendamping).
 

IN HOUSE TRAINING ITEM DEVELOPMENT AND ITEM REVIEW BAGI DOSEN POLITEKNIK KESEHATAN PALEMBANG TAHUN 2015

Upaya penjaminan mutu tenaga kesehatan secara terpadu, baik dari sector pendidikan dan pelayanan yang dimulai dari penjaminan kualitas lulusan pendidikan tinggi kesehatan melalui uji kompetensi, mendorong Kemdikbud dan Kemkes untuk menerbitkan Peraturan bersama terkait uji kompetensi. Dalam sebuah kesatuan system menuju peningkatan kualitas pelayanan, uji kompetensi berperan dalam peningkatan kualitas lulusan setelah melalui proses pendidikan. Sebagai sebuah system, kualitas lulusan sebagai “output” akan dipengaruhi oleh ‘input” dan “proses” dalam pendidikan.

 

Uji kompetensi menentukan batasan pencapaian minimal kompetensi peserta didik, sehingga peserta didik yang lulus uji kompetensi dianggap telah kompeten untuk menjalankan tugas keprofesiannya. Oleh sebab itu, perlu peningkatan kemampuan tenaga pendidik dalam memberikan dan mengarahkan peserta didik untuk memecahkan masalah dalam bentuk pembuatan soal yang sesuai dengan standar uji kompetensi.Tujuan

Tujuan pelaksanaan kegiatan In House Training ini adalah:

  1. Meningkatkan peran institusi dalam mensosialisasikan tipe soal vignette yang digunakan pada uji kompetensi berbasis paper base test (PBT).
  2. Meningkatkan kemampuan tenaga dosen Politeknik Kesehatan Palembang dalam menyusun dan mereview soal.
  3. Menyediakan bank soal soal yang sesuai dengan kriteria soal-soal yang digunakan saat uji kompetensi.