Palembang, 02 April 2026 – Poltekkes Kemenkes Palembang melalui Program Studi Sarjana Terapan (STR) Keperawatan Palembang menyelenggarakan Workshop Implementasi Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada 31 Maret hingga 01 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan dosen dan pengelola pendidikan mengimplementasikan kurikulum sesuai mutu pendidikan serta menyelaraskannya dengan kebutuhan dunia kerja di bidang keperawatan onkologi.
Workshop dibuka secara resmi oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang, Muhamad Taswin. S.Sit., Apt., MM., M.Kes. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kurikulum berbasis OBE memiliki peran penting dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja. “Kurikulum OBE harus mampu menjamin capaian pembelajaran lulusan yang terukur dan relevan dengan kebutuhan layanan kesehatan,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Purbianto S.Kp., M.Kep., Sp. KMB yang membahas kebijakan pengembangan kurikulum, serta Maryana y S.Sit., S.Psi., S.Kep., M.Kep yang memaparkan aspek teknis implementasi OBE, termasuk penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).
Workshop diikuti oleh dosen keperawatan dan tenaga kependidikan, serta melibatkan berbagai stakeholder eksternal, seperti perwakilan rumah sakit, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kota Palembang, organisasi profesi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) , Himpunan Perawat Onkologi Indonesia (HIMPONI), alumni dan mahasiswa Prodi STR Keperawatan Palembang.
Selama kegiatan, peserta aktif mengikuti diskusi, implementasi kurikulum, serta praktik penyusunan RPS berbasis OBE. Melalui workshop ini, diharapkan kurikulum yang dihasilkan semakin adaptif dan aplikatif, sehingga mampu menghasilkan lulusan perawat yang profesional dan berdaya saing.







